Sabtu, 31 Januari 2009

lelaki indah ku

lelaki itu...
lelaki terindah untuk ku

entah sejak kapan
semenjak aku melihatnya pertama kali memasuki ruang sunyi ini
jantung, hati dan jiwa ku seakan terusik oleh kehadirannya
bukan, bukan oleh roman wajahnya yang indah seindah rembulan
bukan pula oleh sosoknya yang menenangkan
namun lebih pada kehadirannya tepat saat aku sedang membutuhkan seseorang
seseorang yang sebenar-benarnya
seseorang yang mau melihatku
mempercayaiku
menatapku
dan yang lebih dari segalanya
seseorang yang mau menghargaiku
ia memiliki segalanya
segala yang ku rindukan


"mengapa kau menatapku", tanyanya pada ku
"karna aku ingin menatapmu", jawab ku
"ya, tapi karena apa?", tanyanya lagi
"karena aku tak ingin kehilangan mu", jawab ku sambil merambati tubuh laki nya
lalu kami pun berciuman kembali
lebih hangat
lebih dalam
lebih bergelora
walau nyeri tak lagi dapat terbendungkan di selangkangan ku
namun nyeri ini mengasyikkan ku
ia menciumku semakin dalam

"mengapa kau begitu dalam menciumku?", tanya ku setelah seluruh tubuhnya ku kulum dalam kecup
"entah", jawabnya singkat
"kenapa?", tanya ku semakin gusar
"mungkin karena... nafsu", jawab lelaki ku
"kenapa?", tanyaku semakin menuntut jawaban kepastian
"entah...mungkin karena...kau lah lelaki terindah dalam hidupku", jawabnya
jawaban terindah yang telah sekian lama ku nanti

kami pun bercengkrama kembali
berciuman lebih dalam...
semakin panas
semakin indah

Tidak ada komentar: